Pertama kali membaca tugas ini…. Rasanya bersyukur banget bisa masuk dan
bergabung dengan kelas Matrikulasi Institut Ibu Profesional.
Pada tugas sebelumnya dari mulai Nice Home Work pertama sampai
dengan ke-lima, saya merasa kembali pada titik nol diri saya. Dimana saya
diajak untuk kembali mengenal diri saya sendiri, menyadarkan bahwa selama ini
saya masih asal hidup, masih asal menjalani peran yang saya emban. Padahal banyak
orang diluar sana yang sangat berharap bisa memiliki peran seperti saya. Sebagi
ibu, sebagi istrim sebagi adik, sebagai kakak, sebagai saudara, sebagai
tetangga, dan disinilah saya mulai menyadari dan mulai belajar bagaimana
seharusnya hidup dan bagaimana menjalani hidup yang sebenarnya, dan bukan asal
hidup. Kalau asal hidup…kucing pun hidup. Karena semua peran dalam kehidupan
ini akan saya pertanggung jawabkan kelak dihadapan sang pemberi peran.
Ya Robbul Alamin, Ya Rohman, Ya Rohim, Ya Malikm Ya Dzal Jalali wal
Ikrom,,,izinkan hamba bisa berperan sebaikmungkin sesuai peran yang engkau
telah anugerahkan pada hamba yang dhoif ini.
Dan
Pada tugas kali ini, saya harus mulai memperbaiki
aktifitas saya dalam menjalani kehidupan. Saya harus mulai me – manage kehidupan
saya.
My Nice Home Work#6
Sebelum membuat managemen waktu bahkan sampai saat ini, semuanya
berjalan ala kadarnya, semuanya tanpa rencana dans setalah membuat managemen
waktu ini semoga hidup saya lebih teratur dan menjadi lebih baik
Point dalam Nice Home Work#6
1. Sebutkan 3 Aktivitas penting dan tidak
penting
·
3 Aktivitas Penting dalam hidup saya saat ini :
1) Membersamai anak – anak
2) Meningkatkan kualitas ibadah dan tilawah
3) Meningkatkan kemampuan diri (memasak,
menulis, jualan online)
·
3 Aktivitas tidak penting saat ini dalam hidup saya :
1) Mainan sosmed diluar kebutuhan
2) Tidur siang
3) Menghayal
2. Dan ternyata selama ini waktu masih banyak
habis untuk hal – hal yang tidak penting. Hal ini tanpa sengaja saya lakukan. Kadang
niatnya membersamai anak – anak namun ketika hand phone bunyi refleks untuk
ambil dan buka ada berita apa, hal ini semenjak memulai bisnis online, padahal
dulu sebelum ada bisnis online saya memiliki aturan gadget time dan no
gadget time. (dilema)
3. Dari 3 aktivitas penting diatas saya
mencoba menjadikan aktivitas tersebut menjadi aktivitas dinamis.
1) Saya sangat senang mengaplikasikan ilmu
yang dapat dari sabumi dan website tentang permainan anak – anak yang
mesntimulasi tumbuh kembang anak dan menurut saya membersamia anak – anak dengan
hal baru yang saya dapat dan kemudian mengaplikasikannya adalah suatu kegiatan
dinamis. Karena saya terus mencari dan belajar ilmu baru tentang kegiatan
membersamai anak – anak dan mesntimulasi tumbang anak – anak.
2) Dalam hal ibadah, saya sangat belajar dari
pak suami yang menurut saya jauh lebih baik dari saya. Beliau mengajarkan bagaimana hidup baik
dan untuk tilawah saya mewajibkan diri saya untuk banyak banyak melakukannya
karena saya ingin menjadi contoh bagi anak – anak sebagai awal mewujudkan cita –
cita dan tujuan hidup saya yang saya utarakan dalam NHW sebelumnya dan sebagai
kegiatan dinamis nya adalah saya sudah menjadi guru mengaji bagi anak – anak sekitar
rumah dan ketika mengajar anak – anak selalu ajak supaya mereka melihat dan
kemudian mereka menjadi tertarik mengaji tanpa paksaan dan aktivitas dinamis lain nya saya dan suami
mengadakan kegiatan Tahsin Qur’an di mushola samping rumah dan tentunya anak –
anak saya ajak untuk membersamai kami belajar dimana sang Bapak menjadi
Pembimbing Tahsin dan saya sebagai peserta Tahsin nya, walau sering sekali
mereka membuat gaduh ketika belajar dan sebagai antisipasi saya memohon maaf
kepada peserta lainnya.
3) Kegiatan penting lainnya yang saya jadikan
kegiatan dinamis adalah :
·
meningkatkan kemampuan memasak dengan cara terus berlatih dan belajar
dan sebagai trigger nya saya buat fanspage memasak “belajar masak”
. ketika semakin banyak yang memberikan suka, saya semakin bersemangat
belajar memasak.
·
Meningkatkan kemampuan menulis, saya masih dalam tahapan mengintip
tulisan teman - teman yang sudah mulai. Karena masih belum bisa mengatur
waktunya.
·
Untul kemampuan bisnis online saya sering sharing dengan yang sudah
sukses sebelum saya dan sekarang sedang mengikuti kelas fb ads sebagai
saran mengembangkan bisnis online.
4. “Kandang Waktu” dan (5) Jadwal Harian
|
Range Waktu
|
Kegiatan
|
|
03.30 – 05.00
|
Me – Time
|
|
05.00 – 07.00
|
Menyelesaikan
pekerjaan domestic (siapkan makanan untuk anggota keluarga, bersih – bersih rumah,
mandikan anak – anak)*
|
|
07.00 – 08.30
|
Olahraga dengan anak – anak dan mengajarkan sosialisasi dengan
lingkungan sekitar. Bisaanya ke lapangan samping rumah. (membersamai anak)
|
|
08.30 – 11.00
|
Membersamai
anak ( belajar bareng)
|
|
11.00 – 13.30
|
Ngelonin si bungsu, bungsu tidur dipakai untuk buka sosmed untuk lihat
jualan online, disambi gosok, nyuci dan lain – lain nya yang bisa dikerjakan
bersamaan.
“selalu teringat pesan almarhum ibu bahwa, sebagai wanita harus bisa
mengerjakan banyak hal dalam satu waktu”
|
|
13.30 – 15.30
|
Membersamai
anak (biasanya bereksperimen di dapur. Eksperimen resep sambil direcokin anak
– anak dan itu uwowww)
|
|
15.30 – 17.00
|
Ngajar ngaji di tpq
|
|
17.00 – 18.00
|
Nunggu maghrib,
biasanya kembali bermain di depan rumah sambil bersosialisasi dan bermain
dengan anak - anak
|
|
18.30 – 19.30
|
Waktunya belajar keluarga
|
|
19.30 – 21.00
|
Story telling
|
|
21.00 – 23.00
|
Menengok jualan online
|
6.
Langkah terakhir adalah, terapkan à evaluasi à revisi à terapkan à evaluasi dan terus sampai berulang. Sampai kami jadi
generasi al –quran. “ Ya Alloh Bimbing Hamba”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar