Jumat, 03 Maret 2017

my Nice Home Work#6

Pertama kali membaca tugas ini…. Rasanya bersyukur banget bisa masuk dan bergabung dengan kelas Matrikulasi Institut Ibu Profesional.
Pada tugas sebelumnya dari mulai Nice Home Work pertama sampai dengan ke-lima, saya merasa kembali pada titik nol diri saya. Dimana saya diajak untuk kembali mengenal diri saya sendiri, menyadarkan bahwa selama ini saya masih asal hidup, masih asal menjalani peran yang saya emban. Padahal banyak orang diluar sana yang sangat berharap bisa memiliki peran seperti saya. Sebagi ibu, sebagi istrim sebagi adik, sebagai kakak, sebagai saudara, sebagai tetangga, dan disinilah saya mulai menyadari dan mulai belajar bagaimana seharusnya hidup dan bagaimana menjalani hidup yang sebenarnya, dan bukan asal hidup. Kalau asal hidup…kucing pun hidup. Karena semua peran dalam kehidupan ini akan saya pertanggung jawabkan kelak dihadapan sang pemberi peran.
Ya Robbul Alamin, Ya Rohman, Ya Rohim, Ya Malikm Ya Dzal Jalali wal Ikrom,,,izinkan hamba bisa berperan sebaikmungkin sesuai peran yang engkau telah anugerahkan pada hamba yang dhoif ini.
Dan
Pada tugas kali ini, saya harus mulai memperbaiki aktifitas saya dalam menjalani kehidupan. Saya harus mulai me – manage kehidupan saya.
My Nice Home Work#6
Sebelum membuat managemen waktu bahkan sampai saat ini, semuanya berjalan ala kadarnya, semuanya tanpa rencana dans setalah membuat managemen waktu ini semoga hidup saya lebih teratur dan menjadi lebih baik
Point dalam Nice Home Work#6
1.      Sebutkan 3 Aktivitas penting dan tidak penting
·         3 Aktivitas Penting dalam hidup saya saat ini :
1)      Membersamai anak – anak
2)      Meningkatkan kualitas ibadah dan tilawah
3)      Meningkatkan kemampuan diri (memasak, menulis, jualan online)
·         3 Aktivitas tidak penting saat ini dalam hidup saya :
1)      Mainan sosmed diluar kebutuhan
2)      Tidur siang
3)      Menghayal

2.      Dan ternyata selama ini waktu masih banyak habis untuk hal – hal yang tidak penting. Hal ini tanpa sengaja saya lakukan. Kadang niatnya membersamai anak – anak namun ketika hand phone bunyi refleks untuk ambil dan buka ada berita apa, hal ini semenjak memulai bisnis online, padahal dulu sebelum ada bisnis online saya memiliki aturan gadget time dan no gadget time.  (dilema)
3.      Dari 3 aktivitas penting diatas saya mencoba menjadikan aktivitas tersebut menjadi aktivitas dinamis.
1)      Saya sangat senang mengaplikasikan ilmu yang dapat dari sabumi dan website tentang permainan anak – anak yang mesntimulasi tumbuh kembang anak dan menurut saya membersamia anak – anak dengan hal baru yang saya dapat dan kemudian mengaplikasikannya adalah suatu kegiatan dinamis. Karena saya terus mencari dan belajar ilmu baru tentang kegiatan membersamai anak – anak dan mesntimulasi tumbang anak – anak.
2)      Dalam hal ibadah, saya sangat belajar dari pak suami yang menurut saya jauh lebih baik dari  saya. Beliau mengajarkan bagaimana hidup baik dan untuk tilawah saya mewajibkan diri saya untuk banyak banyak melakukannya karena saya ingin menjadi contoh bagi anak – anak sebagai awal mewujudkan cita – cita dan tujuan hidup saya yang saya utarakan dalam NHW sebelumnya dan sebagai kegiatan dinamis nya adalah saya sudah menjadi guru mengaji bagi anak – anak sekitar rumah dan ketika mengajar anak – anak selalu ajak supaya mereka melihat dan kemudian mereka menjadi tertarik mengaji tanpa paksaan  dan aktivitas dinamis lain nya saya dan suami mengadakan kegiatan Tahsin Qur’an di mushola samping rumah dan tentunya anak – anak saya ajak untuk membersamai kami belajar dimana sang Bapak menjadi Pembimbing Tahsin dan saya sebagai peserta Tahsin nya, walau sering sekali mereka membuat gaduh ketika belajar dan sebagai antisipasi saya memohon maaf kepada peserta lainnya.
3)      Kegiatan penting lainnya yang saya jadikan kegiatan dinamis adalah :
·         meningkatkan kemampuan memasak dengan cara terus berlatih dan belajar dan sebagai trigger nya saya buat fanspage memasak “belajar masak” . ketika semakin banyak yang memberikan suka, saya semakin bersemangat belajar memasak.
·         Meningkatkan kemampuan menulis, saya masih dalam tahapan mengintip tulisan teman - teman yang sudah mulai. Karena masih belum bisa mengatur waktunya.
·         Untul kemampuan bisnis online saya sering sharing dengan yang sudah sukses sebelum saya dan sekarang sedang mengikuti kelas fb ads sebagai saran mengembangkan bisnis online.

4.      “Kandang Waktu” dan  (5) Jadwal Harian
Range Waktu
Kegiatan
03.30 – 05.00
Me – Time
05.00 – 07.00
Menyelesaikan pekerjaan domestic (siapkan makanan untuk anggota keluarga, bersih – bersih rumah, mandikan anak – anak)*
07.00 – 08.30
Olahraga dengan anak – anak dan mengajarkan sosialisasi dengan lingkungan sekitar. Bisaanya ke lapangan samping rumah. (membersamai anak)
08.30 – 11.00
Membersamai anak ( belajar bareng)
11.00 – 13.30
Ngelonin si bungsu, bungsu tidur dipakai untuk buka sosmed untuk lihat jualan online, disambi gosok, nyuci dan lain – lain nya yang bisa dikerjakan bersamaan.

selalu teringat pesan almarhum ibu bahwa, sebagai wanita harus bisa mengerjakan banyak hal dalam satu waktu
13.30 – 15.30
Membersamai anak (biasanya bereksperimen di dapur. Eksperimen resep sambil direcokin anak – anak dan itu uwowww)
15.30 – 17.00
Ngajar ngaji di tpq
17.00 – 18.00
Nunggu maghrib, biasanya kembali bermain di depan rumah sambil bersosialisasi dan bermain dengan anak - anak
18.30 – 19.30
Waktunya belajar keluarga
19.30 – 21.00
Story telling
21.00 – 23.00
Menengok jualan online


6.      Langkah terakhir adalah, terapkan à evaluasi à revisi à terapkan à evaluasi dan terus sampai berulang. Sampai kami jadi generasi al –quran. “ Ya Alloh Bimbing Hamba



Tidak ada komentar:

Posting Komentar