Selasa, 04 April 2017

Aliran rasa_ku


Disini,
Saya menemukan sahabat dan keluarga
Disini,
Saya belajar menemukan makna hidup dan belajar menentukan tujuan hidup.
Keberuntungan terbesarku, menjadi bagian dari institut ibu profesional.

Terima Kasih Alloh SWT, yang telah memberikan  panduan bagi kami manusia berupa Al-Quran yang komplit.
Terima Kasih Nabi Agung Muhammad SAW, yang telah menjadi tauladan kehidupan bagi kami pengikut Mu.
Terima Kasih Bapak Ibu Ku, telah memberikan pendidikan Agama sebagai landasan kehidupan ku
Terima kasih Suamiku, yang selalu sabar membimbing istrimu ini untuk tau seberapa besar keberuntungan menjalani kehidupan dirumah.
Terima kasih anak-anak ku yang selalu ikhlas menerimaku sebagai ibumu.
Terima kasih Bu Septi beserta jajaran di Institut ibu profesional yang telah mengenalkan bahwa hidup ini harus betul hidup, menjadi ibu itu harus bersungguh-sungguh.
Terima kasih Fasilitator ku yang sabar dengan segala pertanyaan ku.
Terima kasih saudariku, sahabatku atas segala kebersamaan kita.

Akhirul Kalam, Jazakalloh Ahsanul Jaza'. Wa Jazakalloh Khoiron Katsiir.

With Love.
MARIA ULFAH
Kelas Matrikulasi Batch#3 Karbek#2

Jumat, 24 Maret 2017

My 9th Nice Home Work

Minat, Hobi, Ketertarikan
Skill, Hard, Soft
Isu Sosial
Masyarakat
Ide Sosial
Tahsin Tahfidz Quran
Komunikatif
Planner
Teacher
Organisatoris
·         Lingkungan rumah tinggal terdapat Mushola yang baik dan nyaman namun tidak terdapat kegiatan selain ibadah sholat 5 waktu
·         Pernah dulu ada TPQ namun terkoordinir dan bad managemen akhirnya bubas
·         Banyak anak – anak usia belajar dan berminat belajar akhirnya tidak mengaji karena tidak ada tempat belajarnya
·         Tidak ada lembaga tahsin dan tahfidz yang mengakomodir kebutuhan lingkungan sekitar mushola dan tempat tinggal

·         Tidak ada tempat tahsin dan tahfidz
·         Anak – anak tidak mengaji


Menghidupkan kembali lembaga tahsin dan tahfidz di mushola al –furqon dengan managemen yang baik dan menginudk kepada lembaga yang sudah ada dan dinilai mempunyai reputasi baik


Minggu, 19 Maret 2017

My 8th Nice Home Work

NHW 8
Ketika pekan kemarin, saya membuat kotak suka, tidak suka, mampu dan tidak mampu maka pekan ini saya disuruh memilih salah satu point suka dan saya mampu. Yaitu
“TILAWAH”

Kemudian, tentukan Be, Do. Dan Have dari Tilawah nya.

Be
(Saya Ingin Menjadi Apa)
Saya ingin menjadi Ibu yang dapat dilihat dan dinilai oleh anak saya sebagai ibu yang suka tilawah. Kenapa saya ingin menjadi seperti ini, karena semoga dengan mereka sering melihat ibu nya tilawah timbul suka dalam hati mereka, ada ketertarikan dalam diri mereka sehingga kemudian mereka cinta akan al – quran. Dan ini akan menjadi modal bagi mereka agar mudah menghafal al – quran.
Meskipun saya masih sangat tertatih dan masih sangat belajar untuk mewujudkan Be ini.

Do
(Kita Ingin Melakukan Apa)
Saya ingin melakukan Tilawah bertarget dan konsisten, sehingga ini menjadi Habbits.
Menargetkan Tilawah 1 juz 1 hari
Ikut serta kajian Tahsin, dan mengajak serta anak – anak ke kajian tersebut
Membagi 1 juz kedalam 5 waktu dan itu berarti, setelah sholat harus membaca quran 4 halaman. Sehinggat tercapai cita – cita 1 juz sehari dan lebih ringan karena setiap mengaji lebih sedikt dan kemungkinan dilihat anak semakin sering ibu nya pegang mushaf dan bertilawah
Have
(saya ingin memiliki apa)
Saya ingin memiliki kebiasan baik yang menjadi habbits dalam kehidupan saya pribadi

Saya ingin punya keturunan yang senang al –quran, yang cinta al – quran, yang ada al –quran di dalam hatinyam dituangakan dalam perbuatan mereka sehari – hari.

My 7th Nice Home Work

NHW PEKAN KE – 7
Pada pekan ini, siswa kelas matrikulasi diaahkan untuk masuk ke temubakat.com disitu kita diberi arahan untuk mengisi biodata dan memilih 4 seri pertanyaan yang akan mengarah kepada kemana bakat kita sebenernya (menurut tim temu bakat tentunya), disitu kita akan diberi tahu kekuatan kita itu dimana dan kelemahan kita dimana, sehingga kita lebih mudah mengoptimalkan peran kita selanjutnya.
Dari hasil test temu bakat, sesuai tidak sesuai siih....
Cuma ya di ikuti saja, pasti ada nilai lain yang bisa diambil.
Ada beberapa yang sesuai seperti “Educator”, yup...karena saya adalah seorang pendidik. Dulu sebagai pendidik para calon bidan dan sekarang pendidik pemimpin masa depan. Kemudian ada “Communicator”, yup saya itu seneng banget ngomong tapi tidak ngomongin orang dong yaa...seneng kalo diajak ngobrol, seneng kalo disurug cerita.
Kemudian, untuk memperkuat kekuatan yang ada dalam diri saya. Maka saya harus bisa memilah mana yang saya suka dan saya mampu, saya tidak suka namun saya mampu, saya suka namun tidak mampu, dan saya tidak suka dan tidak mampu. Hal ini dilakukan untuk mempermudah saya untuk fokus meningkatakan kapabilitas saya, mengoptimalkan kemampuasn saya dari hasil test ini.


Saya Mampu
Saya Tidak Mampu
Saya Suka
Memasak.
Hal ini sekarang menjadi obat ketika jenuh melanda.

Mengaji / Tilawah
Saya menulis poin ini bukan karena saya ahli ngaji...gak...namun ini sebagai motibasi bahwa saya harus bisa ngaji dengan baik dan benar agar anak saya bisa meniru.


Menjahit
Saya mempunyai mesin jahit, namun saya tidak bisa menjahit. Saya bercita – cita suatu saat mampu menjahit seperti ibu saya yang bisa menjahit.

Ilmu Tajwid
Saya harus suka ilmu tajwid ini biar ketidak mampuan saya bisa berkurang karean kesukaan saya.
Saya Tidak Suka
Pekerjaan Rumah Tangga
Kehiatan ini sangat saya tidak suka, membosankan dan seringkali bikin bad mood. Namun ketika rumah saya kotor, justru mood saya sangat tidak bagus, untuk itu saya harus mau dan harus mampu menjadi cleaning service di rumah saya sendiri demi kenyamanan saya dan anak – anak saya.

Tantangan
Saya tidak suka tantangan, namun saya harus mampi mengatasi tantangan. Tantangan tervesar saya saat ini adalah mengatasi rasa malas, mengulur-ulur waktu dan tidak konsisten.
Berenang
Saya tidak suka berenang dan tidak mampu berenang. Dulu saya bisa berenang tapi pernah dorong – dorongan sama temandan akhrinya saya tenggelam dan alhamdulillah ditolong sama waterpool guard. Sepertinya trauma



Namun saya yakin, apapun bakat saya yang sesungguhnya. Berniaga adalah aktivitas yang selalu membuat saya berbinar - binar...salam berniaga.


Maria Ulfah

Jumat, 03 Maret 2017

my Nice Home Work#6

Pertama kali membaca tugas ini…. Rasanya bersyukur banget bisa masuk dan bergabung dengan kelas Matrikulasi Institut Ibu Profesional.
Pada tugas sebelumnya dari mulai Nice Home Work pertama sampai dengan ke-lima, saya merasa kembali pada titik nol diri saya. Dimana saya diajak untuk kembali mengenal diri saya sendiri, menyadarkan bahwa selama ini saya masih asal hidup, masih asal menjalani peran yang saya emban. Padahal banyak orang diluar sana yang sangat berharap bisa memiliki peran seperti saya. Sebagi ibu, sebagi istrim sebagi adik, sebagai kakak, sebagai saudara, sebagai tetangga, dan disinilah saya mulai menyadari dan mulai belajar bagaimana seharusnya hidup dan bagaimana menjalani hidup yang sebenarnya, dan bukan asal hidup. Kalau asal hidup…kucing pun hidup. Karena semua peran dalam kehidupan ini akan saya pertanggung jawabkan kelak dihadapan sang pemberi peran.
Ya Robbul Alamin, Ya Rohman, Ya Rohim, Ya Malikm Ya Dzal Jalali wal Ikrom,,,izinkan hamba bisa berperan sebaikmungkin sesuai peran yang engkau telah anugerahkan pada hamba yang dhoif ini.
Dan
Pada tugas kali ini, saya harus mulai memperbaiki aktifitas saya dalam menjalani kehidupan. Saya harus mulai me – manage kehidupan saya.
My Nice Home Work#6
Sebelum membuat managemen waktu bahkan sampai saat ini, semuanya berjalan ala kadarnya, semuanya tanpa rencana dans setalah membuat managemen waktu ini semoga hidup saya lebih teratur dan menjadi lebih baik
Point dalam Nice Home Work#6
1.      Sebutkan 3 Aktivitas penting dan tidak penting
·         3 Aktivitas Penting dalam hidup saya saat ini :
1)      Membersamai anak – anak
2)      Meningkatkan kualitas ibadah dan tilawah
3)      Meningkatkan kemampuan diri (memasak, menulis, jualan online)
·         3 Aktivitas tidak penting saat ini dalam hidup saya :
1)      Mainan sosmed diluar kebutuhan
2)      Tidur siang
3)      Menghayal

2.      Dan ternyata selama ini waktu masih banyak habis untuk hal – hal yang tidak penting. Hal ini tanpa sengaja saya lakukan. Kadang niatnya membersamai anak – anak namun ketika hand phone bunyi refleks untuk ambil dan buka ada berita apa, hal ini semenjak memulai bisnis online, padahal dulu sebelum ada bisnis online saya memiliki aturan gadget time dan no gadget time.  (dilema)
3.      Dari 3 aktivitas penting diatas saya mencoba menjadikan aktivitas tersebut menjadi aktivitas dinamis.
1)      Saya sangat senang mengaplikasikan ilmu yang dapat dari sabumi dan website tentang permainan anak – anak yang mesntimulasi tumbuh kembang anak dan menurut saya membersamia anak – anak dengan hal baru yang saya dapat dan kemudian mengaplikasikannya adalah suatu kegiatan dinamis. Karena saya terus mencari dan belajar ilmu baru tentang kegiatan membersamai anak – anak dan mesntimulasi tumbang anak – anak.
2)      Dalam hal ibadah, saya sangat belajar dari pak suami yang menurut saya jauh lebih baik dari  saya. Beliau mengajarkan bagaimana hidup baik dan untuk tilawah saya mewajibkan diri saya untuk banyak banyak melakukannya karena saya ingin menjadi contoh bagi anak – anak sebagai awal mewujudkan cita – cita dan tujuan hidup saya yang saya utarakan dalam NHW sebelumnya dan sebagai kegiatan dinamis nya adalah saya sudah menjadi guru mengaji bagi anak – anak sekitar rumah dan ketika mengajar anak – anak selalu ajak supaya mereka melihat dan kemudian mereka menjadi tertarik mengaji tanpa paksaan  dan aktivitas dinamis lain nya saya dan suami mengadakan kegiatan Tahsin Qur’an di mushola samping rumah dan tentunya anak – anak saya ajak untuk membersamai kami belajar dimana sang Bapak menjadi Pembimbing Tahsin dan saya sebagai peserta Tahsin nya, walau sering sekali mereka membuat gaduh ketika belajar dan sebagai antisipasi saya memohon maaf kepada peserta lainnya.
3)      Kegiatan penting lainnya yang saya jadikan kegiatan dinamis adalah :
·         meningkatkan kemampuan memasak dengan cara terus berlatih dan belajar dan sebagai trigger nya saya buat fanspage memasak “belajar masak” . ketika semakin banyak yang memberikan suka, saya semakin bersemangat belajar memasak.
·         Meningkatkan kemampuan menulis, saya masih dalam tahapan mengintip tulisan teman - teman yang sudah mulai. Karena masih belum bisa mengatur waktunya.
·         Untul kemampuan bisnis online saya sering sharing dengan yang sudah sukses sebelum saya dan sekarang sedang mengikuti kelas fb ads sebagai saran mengembangkan bisnis online.

4.      “Kandang Waktu” dan  (5) Jadwal Harian
Range Waktu
Kegiatan
03.30 – 05.00
Me – Time
05.00 – 07.00
Menyelesaikan pekerjaan domestic (siapkan makanan untuk anggota keluarga, bersih – bersih rumah, mandikan anak – anak)*
07.00 – 08.30
Olahraga dengan anak – anak dan mengajarkan sosialisasi dengan lingkungan sekitar. Bisaanya ke lapangan samping rumah. (membersamai anak)
08.30 – 11.00
Membersamai anak ( belajar bareng)
11.00 – 13.30
Ngelonin si bungsu, bungsu tidur dipakai untuk buka sosmed untuk lihat jualan online, disambi gosok, nyuci dan lain – lain nya yang bisa dikerjakan bersamaan.

selalu teringat pesan almarhum ibu bahwa, sebagai wanita harus bisa mengerjakan banyak hal dalam satu waktu
13.30 – 15.30
Membersamai anak (biasanya bereksperimen di dapur. Eksperimen resep sambil direcokin anak – anak dan itu uwowww)
15.30 – 17.00
Ngajar ngaji di tpq
17.00 – 18.00
Nunggu maghrib, biasanya kembali bermain di depan rumah sambil bersosialisasi dan bermain dengan anak - anak
18.30 – 19.30
Waktunya belajar keluarga
19.30 – 21.00
Story telling
21.00 – 23.00
Menengok jualan online


6.      Langkah terakhir adalah, terapkan à evaluasi à revisi à terapkan à evaluasi dan terus sampai berulang. Sampai kami jadi generasi al –quran. “ Ya Alloh Bimbing Hamba



Sabtu, 25 Februari 2017

Nice Home Work ke 5

Satu kata ketika sekarang bergabung dengan Institut Ibu Profesional adalah Bersyukur. Iya sekarang saya merasa menjadi orang yang beruntung bisa bergabung dengan komunitas hebat ini. saya belajar banyak...dan pekan ini saya belajar bagaimana caranya belajar menjadi ibu yang betul bukan kebetulan menjadi ibu.
Setelah memutuskan untuk menanggalkan karir...dulu terpaksa...dulu tersiksa sekarang saatnya harus bangga berkarir didalam rumah. Dulu total membangun karir dosen sekarang saat nya menerapkan ilmu yang dimiliki dengan terus menambah ilmu baru yang aplikati dengan kondisi saat ini.
Nama institusi saat ini             : Keluarga Bani Ato illah
Pengawas                                : Alloh SWT
Pimpinan Institusi                   : Bapak Ato illah
Pelaksana Harian                     : Ibu Maria Ulfah
Dasar Kurikulum                     : Al Quran dan Sunnah
Tujuan                                    : Menjadikan keluarga Ahli Quran yang di Ridhoi Alloh SWT
Jumlah Siswa saat ini             :
1.      Bapak Atoillah
2.      Ibu Maria Ulfah
3.      Ahmad Mugni Labib
4.      Arfy Tuhfa Saniya
Kenapa siswa nya 4 orang, tidak 2 saja (anak-anak) karena orang tualah yang harus ditempa terlebih dahulu sebelum membebankan segala kewajiban kepada anak. Anak adalah pembelajar sejati, mereka akan belajar sholat ketika ibu dan bapaknya sholat, mereka akan senang mengaji ketika ibu dan bapaknya sering memoerdengarkan lantunan ayat suci al-quran dan Prinsip anak adalah peniru ulung adalah benar...bila anak disuruh santun, maka orang tuanya lah yang harus mencontohkan santun terlebih dahulu. Maka sejatinya kamilah orang tua yang harus belajar menjadi ahli quran dahulu dan biarkan belajar mencintai quran dan mencontoh kami orang tuanya.


Salah satu acuan saya dalam merancang desain pembelajaran ini berangkat dari konsep SMART.
A.    SPESIFIC
Dalam ilmu yang hendak saya dalami adalah Al-quran yang baik dan benar sesuai kaidah tajwid, membiasakan al – quran sebagai teman kehidupan dan cara menghafal quran yang paling sesuai dengan setiap siswa didalam kelas ini disertai kemahiran ilmu pendukung nya.

B.     MEASURABLE
Kegiatan di susun dari mulai bangun tidur sampai tidur kembali di rinci detail da menggunakan checklist harian agar dapat di evaluasi tiap akhir pekan atau evaluasi bulanan

C.     ACHIEVABLE
·         silaturahim kepada keluarga yang se ide se misi dan sudah berhasil lebih dahulu menjadikan Al Quran sebagai pedoman hidup
·         menyampaikan evaluasi harian kepada suami saat hendak tidur atu diwaktu lain yang memungkinkan atau lewat media lain (wa)
·         membersamai anak – anak dalam aktivitas harian
·         membawa anak anak ke majlis ilmu
·         membaca tentang kisah sukses orang tua yang berhasil mendidik anak anak nya

D.    REALISTIC
Kendala malas, tidak konsisten, kondisi kesehatan, kondisi emosi masih seting menjadi hambatan dan dengan menerima nasihat dari orang lain yang lebih senior maka sering sekali membantu untuk kembali kepada misi menjalani peran kehidupan saat ini sebagai ibu dan istri dengan sebaik baiknya.

E.     TIME
Target mengajarkan anak mandiri mengaji sampai usia 7 tahun, kemudian target hafalan selesai saat usia 12 tahun. Amiin ya mujibasailin
                                                                                                                   

DESAIN PEMBELAJARAN
1.      STANDAR KOMPETENSI : Memberikan stimulus/rangsangan agar anak mencintai al quran

2.      KOMPETENSI DASAR :
-     Melatih kemampuan membaca al-quran secara mandiri
-     Melatih adab terhadap al quran
-     Melatih mengaplikasikan al quran dan sunnah dalam kehidupan sehari - hari
-     Melatih kemampuan menghafal al-quran dengan talaqi

3.      INDIKATOR PEMBELAJARAN
- Anak dapat membaca al quran secara mandiri
- Anak dapat mengulang hafalan quran
- Anak dapat peka terhadap adzan
- Anak mampu wudhu secara tertib dan teratur
- Anak dapat mengenaloi adzan sebagai panggilan sholat dan bergegas
- Anak dapat melafalkan doa doa sebelum beraktifitas
- Anak sehat secara fisik tidak sakit sakitan
- Anak bahagia dan bersemangat dalam menjalani aktifitas harian  
- Anak dapat terampil mandi dan berthoharoh sendiri
- Anak dapat terampil makan dan minum sendiri menggunakana tangan kanan
- Anak dapat terampil berinteraksi dengan orang lain dengan santun

4.      MATERI POKOK : Stimulasi anak terhadap kecintaan anak terhadap al quran dan sunnah dan aplikasinya
5.      SUB MATERI : Stimulasi baca al quran, stimulasi kemandirian, stimulasi aplikasi al-quran dalam kehidupan sehari hari.
6.      TUJUAN PEMBELAJARAN :
- menjadikan anak ahli quran yang di ridhoi Alloh.
7.      METODE BELAJAR : mencontohkan
8.      ALOKASI WAKTU : dari bangun tidur sampao tidur kembali
waktu khusus : setiap selesai sholat wajib
9.      SUMBER BELAJAR : Bapak, Ibu, Buku, Al -  Quran, Sunnah Nabi, Lingkungan sekitar
10.  ALAT DAN BAHAN BELAJAR :
-     AL – Quran
-     Iqro
-     Buku latihan membaca
-     Buku Cerita
-     Video dan Audio





Jadwal Kegiatan


Senin
Selasa
Rabu
Kamis
Jumat
Sabtu
Minggu
Bapak
Membersamai anak anak saat sholat maghrib
Membersamai anak anak saat sholat maghrib
-
-
Membersamai mas saat sholat jumat (bila tidak ada jadwal imam atau khutbah)
Father days...
Test pencapaian ngaji mas
Sekeluarga ikut ke masjid tempat bapak ngimam
Ibu
1.      Bangun lebih awal, sholat malam sampai tunggu subuh tilawah 1 juz, membuka target tulisan
2.      Menyiapkan sarapan
3.      Menyiapkan bekal bapak ( atau kegiatan lain bersifat domestik)
4.      08.00 – 11.00 : waktu belajar anak – anak
5.      11.00 – 13.00 : Istirahat siang
6.      13.00 – 15.00 : Kegiatan Bebas berdasarkan lesson plan sabumi
7.      15.30 – 17.00 : Ngajar TPA (anak anak dibawa)
8.      17.00 – 17.30 : menemani anak anak bermain di depan rumah bersama tetangga
9.      18.00 – 18.30 : sholat maghrib membersamai anak anak bila bapak sedang dinas imam.
10.  18.30 – 19.30 : membimbing mengaji mas
11.  19.30 : sholat isya
12.  20.00 : membaca buku serita untuk anak anak
Mas
1.      Bangun tidur
2.      Sholat subuh (ngaji)
3.      Olahraga naik sepeda
4.      08.00 – 11.00 belajar (menggambar, membaca, menulis, mengaji)
5.      11.00 – 13.00 istirahat
6.      Sholat dhuhur ke mushola saat waktunya (ngaji)
7.      Kegiatan bebas
8.      15.30 – 17.00 : ikut ke tpq
9.      17.00 – 17.30 : bermain bersama teman di depan rumah
10.  Sholat maghrib di mushola (ngaji)
11.  Sholat isya di mushola (ngaji)
12.  Istirahat
Sama dengan senin – kamis namun tanpa pergi ke tpq dan ditambah sholat jumat bersama bapak.
Sama seperti weekdays hanya yang untuk ngaji lebih kepada tes kemampuan dan pencapaian selama sepekan dan bila ada koreksi maka bapak menyampaikan pada ibu dan mas ikut bapak ke sekolah nya ngajar, father day
Sama seperti weekday ditambah berenang atau latihan memanah
Nduk
Nduk usia saat ini 18 bulan sehingga kegiatan belajar nya lebih kepada mengikuti sang kaka dan saya yakin itupun berdampak banyak terhadap tumbuh kembang nya saat ini dan kedepan. Mas nya ngaji dia juga pegang iqro mas nya menggambar diapun sama membuat sketsa antah berantah.


Untuk kegiatan harian, saya mengadopsi dari Lesson Plan Sabumi. Adapun link nya adalah :

1.    Untuk Kaka 5 Tahun
2.    Untuk Adik